Kamis, 30 Januari 2014

Malaikat Jibril, Kerbau, Kelelawar dan Cacing



Suatu Hari Allah S.W.T memerintahkan malaikat Jibril AS untuk pergi menemui salah satu makhluk-nya yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau.

Malaikat Jibril AS segera pergi menemui Kerbau. Di siang hari yang panas itu kerbau sedang berendam disungai, Malaikat Jibril AS mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau, " Hai kerbau apakah kamu senang telah di jadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau". Si kerbau menjawab "Masya Allah, Alhamdulillah aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau, dari pada dijadikannya sebagai seekor kelelawar yang ia mandi dengan kencingnya sendiri". Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor kelelawar.

Malaikat Jibril AS mendatanginya seekor kelelawar yang siang itu sedang tidur bergantungan didalam sebuah goa. kemudian bertanya kepada si kelelawar, " Hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai kelelawar ". " Masya Allah, alhamdulillah aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar dari pada aku dijadikannya sebagai seekor cacing. Tubuhnya kecil tinggal didalam tanah, Berjalan saja menggunakan perutnya"' jawab si kelelawar. Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor cacing yang sedang merayap di atas tanah.

Malaikat Jibril AS bertanya kepada si cacing, "Wahai Cacing apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor cacing". si cacing menjawab, "Masya Allah, alhamdulillah aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah menjadikan aku sebagai seekor cacing, dari pada dijadikannya aku sebagai seorang manusia. Apabila memiliki Iman yang sempurna dan tidak beramal sholeh ketika mereka mati maka mereka akan disiksa selama-lamanya".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar